Tuesday, July 18, 2006

:: CERITA TENTANG SEORANG DIA...::

Angin membawanya kepadaku.
Disuatu senja yang kering, di saat ku duduk termangu tanpa ada gairah, mencoba melepas pedih hatiku..Dan
tiba - tiba tampak di hadapanku selembar kertas tergeletak.
Penasaran, kupungut dan kulihat ada tulisan. Sebuah cerita tentang seorang dia.

Cerita itu dimulai dengan kalimat ini :
If love was an ocean, but you were afraid of water. Would you stand in the sand
and look at it, waiting to feel the mist of the waves.
Or would you take the chance, dive right in and not think about it ?

Hidup adalah pilihan. Aku bisa memilih untuk tidak mengenal dia, aku bisa memilih untuk menjauh dari dia, aku bisa memilih untuk hanya mengenal dia sebagai dia. Tapi....aku lebih suka untuk memilih dekat dan "berjalan" dengan seorang dia.

Hidup itu akan terasa indah ketika kita membebaskan diri kita untuk merasakan banyak hal. 7 bulan yang lalu aku tidak akan berpikir seperti ini. 7 bulan yang lalu aku akan berkata pada diriku sendiri, "don't open yourself to others, coz you might get hurt."

Namun hari ini aku bersyukur karena pilihanku, aku mengalami banyak hal dengan seorang dia. Dia yang datang dengan segala kesederhanaannya, tanpa tuntutan. Dengan segala pengertiannya yang tanpa dibuat - buat, dan dengan segala kasih sayang yang tulus tanpa menharapkan balasan. Melewati hari - hariku dengannya sungguh sangat, sangat,dan sangat menyenangkan. Bercerita tentang banyak hal mulai dari lag - lagu waktu kita smp, cerita tentang cinta pertama kita, kebiasaan norak kita, bahkan mendengarkan lagu -lagu 'kampung' pilihannya-pun bisa mmebuat aku tertawa. Terlalu banyak hal menyenangkan yang ada untuk diceritakan.

Mengenal dia, membuat aku sadar bahwa dalam hidup kadangkala kita tak bisa memilih untuk selamanya 'membekukan' hati kita. Banyak hal yang indah akan terjadi ketika kita menerima orang lain yang datang dalam kehidupan kita. Mungkin kita akan terluka, mungkin kita akan berpisah dengan orang yang kita cintai. Tapi yang pasti, kita akan benar - benar merasakan 'hidup' yang sesungguhnya.
Ketika aku kembali memngingat diriku 7 bulan yang lalu, aku sadar...begitu banyak hal yang sudah aku lewati, begitu banyak tawa, begitu banyak warna..begitu hidup.
Dan sekarang, aku tidak menyesal dengan apa yang tejadi 6 bulan terakhir ini karena sekarang aku menjadi aku yang berbeda. aku yang lebih lengkap.

Waktu yang kulewati dengan seorang dia memang hanya 6 bulan, tapi itu lebih dari cukup. Lebiah dari yang aku pikirkan, lebih dari yang apa yang bisa aku harapkan terjadi. Ketika dia sekarang telah pergi, aku hanya bisa bilang,"terimakasih karena sudah membuat hidupku penuh warna".
Aku akan berdoa untuk kebahagiaannya, berdoa yang terbaik untuknya, dan berdoa semoga dia akan selalu menjadi seorang dia yang kukenal.
Tidak ada yang lebih membahagiakan dalam hidup selain melihat orang yang kita sayangi berbahagia.

Aku akan memandang ke belakang dengan senyum,
Aku akan menatap ke depan dengan kekuatan baru.
Melanjutkan hidupku, menemukan cintaku, dan impianku...

Aku menatap kertas itu, pandanganku mulai buram oleh air mata yang siap meleleh dari pelupuknya.
Memang benar..
Ada hal - hal yang tak ingin kita lepaskan, orang - orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi....melepaskan bukan berarti akhir dari dunia, melainkan awal dari suatu kehidupan baru.
Aku mulai berdiri, beranjak dari tempatku duduk...Kutinggalkan kertas itu bersama dengan laraku. Aku siap melanjutkan langkahku, mencari gerangan pasangan hatiku.

antrie me stayed home at 12:43 PM

|

Wednesday, May 24, 2006

::Jl. Jambu no. 9::

Rumah itu terletak tepat di depan rumahku. Rumah mungil dengan pagar berwarna coklat yang sudah mulai memudar, dan rumput liar yang mulai meninggi. Dinding rumahnya berwarna krem dengan lis berwarna coklat senada dengan warna pagarnya. Walaupun hanya di sudut kecil tapi terlihat bekas taman dengan banyak bunga mawar disana. Sudah terbengkalai memang dan mawar–mawar itu juga sudah tidak tumbuh lagi. Rumah ini dulunya adalah rumah yang kecil dan indah, namun sekarang, rumah ini sunyi tanpa penghuni.

Aku ingat sekali ketika pertama kali dia pindah kemari dengan anak perempuannya. Raut mukanya sedih, tapi tetap terlihat cantik. Rambutnya sebahu, badannya mungil dan anak perempuan itu selalu ada dalam gendongannya. Lama–kelamaan tetangga mulai bercerita tentang kisahnya. Sebuah kisah klasik tentang seorang istri yang ditinggalkan suaminya demi perempuan yang lebih muda. Meninggalkannya dalam keadaan baru saja melahirkan, dan tanpa ucapan apapun. Tak juga sehelai surat cerai. Lelaki itu hanya pergi dari rumah mereka, tanpa bicara. Pulang dari rumah sakit dengan hati hancur, perempuan itu mencoba tetap tegar demi anak perempuannya. Akhirnya dia hanya mampu menjual rumahnya dan pindah kemari. Pinggiran kota dengan rumah-rumah kecil yang berhimpit sesak dan jalanan yang selalu tergenang walaupun hujan hanya sebentar.

Anak perempuan itu cantik sekali, dengan mata bulat yang selalu berbinar dan rambut panjang yang selalu tergerai, membuat setiap orang yang menatapnya selalu tersenyum. Tapi itu hanya sebentar..
Lambat laun ketika anak perempuan itu mulai dewasa, dia semakin tenggelam dalam pikirannya sendiri. Binar dimatanya sudah hilang, kemanapun perginya selalu menunduk, menenggelamkan wajahnya dalam gerai rambutnya. Kadangkala dia masih tersenyum tipis padaku jika berpapasan sepulang sekolah. Tapi hanya itu, tak lebih. Satu–satunya hiburannya adalah merawat mawar–mawarnya. Pernah suatu hari ada seorang laki–laki datang mencarinya, tapi sang ibu langsung menyambutnya dengan tatapan dingin yang menusuk. Setelah itu, tak satupun laki-laki pernah datang lagi kerumah itu.

Bertahun–tahun berlalu, sang ibu pun pergi menghadap-NYA. Dan anak perempuan itu tetap tinggal di rumah itu, sendirian. Pagi–pagi sudah berangkat untuk bekerja dan baru pulang ketika malam sudah menjelang. Senyum tipis masih ada untukku sesekali, tapi tak pernah terucap satu katapun dari bibirnya.

Tapi hari ini ada yang berbeda dengan dirinya. Aku melihat binar itu lagi setelah bertahun–tahun. Binar kecil memang, tapi cukup membuat wajahnya menjadi lebih cantik. Aku ingin bertanya kenapa, tapi tak bisa. Aku hanya menatapnya saja, dan tersenyum. Berharap hal baik terjadi padanya. Berharap binar itu kulihat terus sampai berhari–hari setelahnya.

"Selamat malam tante, ini ada oleh–oleh salak Bali dari teman.."
Itu adalah kalimat pertama yang kudengar darinya setelah bertahun–tahun. Malam itu dia mengetuk pintu rumahku sambil menjinjing tas plastik kecil. Rambutnya yang biasanya tergerai, malam ini diikatnya. Dan kulihat binar itu lagi dari mata bulatnya.
Esok sorenya, akhirnya aku mendapat jawaban tentang binar itu. Laki-laki itu rupanya yang membawa kembali binar matanya. Laki-laki itu yang membuatnya mengikat rambutnya, yang membuat dia tersenyum, yang membuat dia tak lagi berjalan menunduk. Laki-laki itu....
Dan laki–laki itulah yang membuat hidupnya menderita pada akhirnya...

Malam ini panas sekali, entah kenapa. Mungkin karena hujan sudah tidak lagi turun beberapa hari ini...
"Ampun bunda..Ampuuuuuuuuunnnnnnnnnnn..........!!!"
Teriakan itu mengagetkanku. Teriakan yang menyayat hati. Aku bergegas bangun dan....
Disanalah dia, diujung kamarnya meringkuk sambil menjerit–jerit seperti orang kesurupan. Rambutnya yang tergerai sudah kusut, tangannya menutupi kupingnya kuat-kuat. Matanya memandang nanar.
"Ampun Bunda, jangan sakiti Nat, Bunda. Nat cinta Raka, Nat cinta. Tolong Bunda, biarkan Nat sekali ini saja...Biarkan Nat. Ampun Bunda, ampun...."
Aku ingin memeluknya, Tapi rasanya sia – sia saja. Dia tak disini, dia ada di tempat yang lain bersama bundanya. Aku melihat dinding itu merah. Rupanya dia membenturkan kepalanya di dinding itu. Apa yang terjadi padamu anakku....???

Dia selalu mendengar suara bundanya setiap kali dia merasakan perasaan yang terlarang itu. Laki–laki itu jahat, Nat.Jangan pernah kamu tunduk apalagi jatuh cinta pada laki–laki. Hidupmu akan sengsara sama seperti Bunda. Kata–kata itu terus-menerus didengarnya, dan kadang dia melihat Bundanya datang untuk menghukumnya setiap kali rasa cinta mulai tumbuh dalam hidupnya. Bertahun–tahun berlalu dan dia patuh, tapi tidak kali ini. Dia ingin bebas merasakan cinta, tapi suara itu tak berhasil dienyahkannya.

Dia tinggal bersama Budhe-nya sekarang. Masih menjalani terapi, dan dokter mengatakan prosesnya akan lama. Sangat lama...Itu yang kudengar.

1 tahun telah berlalu sejak kejadian itu, dan aku masih merasa sedih. Aku ingin melihat binar dari mata bulatnya lagi, tapi setiap kali aku melihat rumah di jl. Jambu no. 9 itu aku merasa sangsi. Karena aku masih melihat dia, perempuan mungil dengan rambut sebahu berdiri di teras menanti anaknya kembali pulang.

antrie me stayed home at 10:54 PM

|

Friday, May 05, 2006

::MY BROADWAY::

Oleh - oleh dari pertunjukan "Freakin' Crazy You" tgl 29 maret - 1 april kemaren.
Guys, this is my broadway..So glad i could be a part of such a great show with a bunch of great people to work with...
enjoy

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

antrie me stayed home at 11:27 PM

|

Monday, May 01, 2006

::KIBARKAN BENDERAMU::

dari tulisan karya Chandra Suwondo

Dalam hidup, setiap manusia punya satu bendera.
Bendera yang harus dikibarkan pada puncak tiang bendera.

Ada yang ketika lahir
benderanya sudah berkibar di puncak tiang bendera.
Agar tetap berkibar, dia tak perlu banyak usaha,
asal tidak memotong tali bendera,
bendera akan tetap berkibar di puncak.

Ada yang ketika lahir,
benderanya sudah berkibar di tengah tiang bendera.
Agar dapat berkibar penuh,
ia cukup menarik tali tiang bendera ke atas,
dan benderanya akan berkibar di puncak.

Ada yang ketika lahir
benderanya belum terpasang pada tiang bendera.
Agar dapat berkibar penuh,
ia harus memasang bendera pada tali tiang bendera
dan menarik tali tiang bendera ke atas,
dan benderanya akan berkibar di puncak.

Tetapi banyak dari kita, ketika lahir
bendera kita belum terpasang dan tidak ada tali pada tiangnya
untuk mengerek bendera ke atas.
Agar adapat berkibar penuh,
kita harus memanjat tiang bendera
dan mengikat bendera pada puncak tiang,
agar bendera dapat berkibar di puncak.
BERJUANGLAH !!!

antrie me stayed home at 10:06 PM

|

Tuesday, March 28, 2006

::SELAMAT DATANG HAI PAGIKU::

Aku memuja pagi..
tetesan embun yg bertaburan diatas daun,
sinar mentari yang mulai muncul menghangatkan bumi,
dan kicau burung yang menambah birunya pagi...

Aku memuja pagi..
mulai dari saat ku buka mata,
dari lelap tidurku semalam
untuk menunggu kejutan apalagi yang akan datang hampiriku hari ini

Aku memuja pagi..
dimana harapanku ada
saat lelah dan keluhku semlm terhapus oleh sinarnya

Selamat datang pagi, terangilah hidupku dengan sinarmu.

antrie me stayed home at 7:22 AM

|

Thursday, February 16, 2006

::CERPEN No. 1::

Ada banyak teman yang ternyata belum sempat membaca cerpenku yang dimuat di tabloid spice dan "memaksa"-ku untuk memuatnya disini.

Udah lama memang, tahun 2005..tapi gimana doong, namanya juga udah janji hehehe.
Silahkan dinikmati ya, semoga suka

Suatu malam dalam hidup Gwen

by Antrie Soeryanto

21.20
Pulang dari kantor, cari kantuk di kamar sambil dengerin radio

Hari ini bisa dibilang agak kacau…Gila ya, pikiranku kemana–mana. Deadline proposal udah deket, dua hari lagi laporan bulanan mesti kelar.Eee…yg ada dipikiran Cuma dia. Apa kabarnya ya ? lagi ngapain ya dia sekarang, sehat ga? Dan yang paling penting, kangen ngga dia sama aku.
Kangen??? Ah Boro–boro, inget aja mungkin ngga.

Hei…

Halooo…any body home ??? Kok diem aja seeh??
Lagi males ngomong..Ada apa sih ??
Lhoo kok gitu. Temenin dong.Lagi bengong neh…
Dibilang males kok, paling – paling kamu mikirin dia lagi.
Eehmm..emang sih. Kangen ma dia. Eh, aku punya cerita baru lho tentang dia. Kamu sih udah lama banget nyuekin aku, nhaa aku kangen crita–crita ma kamu. Tau ngga, Jumat kemaren kita jalan bareng lho. Makan malem trus nonton. Seru deh. Dia itu asik banget orangnya. Persis seperti bayanganku. Rasanya ngga pengin udahan, maunya sama dia terus. Begadang sampe pagi juga mau, sayangnya dia besok ada kerjaan. Jadi ya, walopun agak kecewa tapi ya udahlah, aku cukup seneng kok.

(.....)

Whei..masih dengerin ngga sih ? Kok ga komentar apapun…
Ya..ya…ya..hmmm, trus..gitu aja ??

Ya ngga dooong…Pokoknya malem itu aku ngerasain chemistry kita kuat banget. Kayaknya he is the one deh..
Hmmm…
Kita sempet ciuman pas dia pamit. Hehehe masih kebayang sampe sekarang.
Asik doong…Akhirnya kesampaian juga. Trus, tebakanku abis itu kalian langsung jadian..
Belum siih..Dia sibuk banget!
Jadi…abis itu ngapain aja ?? Katanya ada chemistry.
Ah, kamu kok gitu sih. Ga suka ya liat aku seneng dikit aja…Udah deh, ga usah dipanjangin lagi. Males aku…mau tidur aja!

(Kamu ngga ngerti juga ya sayangku.Harus gimana caraku bilang ke kamu kalo dia itu ngga pantas buat kamu..Harus gimana ??)

*******
11.58
Menjelang tengah malam, masih di kamar..


Aduuh…ga bisa tidur nih. Inget dia terus. Telpon ngga ya enaknya ?
Ato sms aja ya. Tapi udah malem banget, dia pasti udah tidur..
Sms aja deh, bilang aja…met malem, met istirahat ya say. Miz u. Norak ngga sih ? Ntar kira–kira dia bales ngga ya…
Aduuuhh….ntar dibilang gatel lagi…Tapi, aku kangen!! Kangen banget!!
Ah, telpon aja deh..sebentar aja, bilang met malem, trus nanya kabar kek, basa – basi dikitlah. Yang penting kan denger suaranya…Iya ah!

Tut..tut..tut..tut………
“Hai say, maleeem..Pa kabar ?? Ngga ada apa apa kok, Cuma pingin ngobrol aja, lagi sibukkah ?? Ooo gitu, iya deh ntar aku telpon lagi ya. Oke, bye..”
Huh..dia lagi ma temennya, agak sibuk katanya….kok ga antusias gitu sih njawabnya…Tau ngga sih dia kalo aku kangen banget ma dia…Kangeeeeeen banget!

*******
Kamu nangis ya ?. Ngapain lagi dia sekarang??
Ngga papa kok. Cuman sedih aja. Barusan aku telpon dia, tapiii……
Kamu kangen dia ya ??
Iya, kangen banget. Dia terus–terusan ada dipikiranku. Kemanapun aku pergi, dia selalu ada. Dan malam hari begini adalah waktu yang paling menyakitkan buat aku. Ketika mataku terpejam, bayangan dia jelas tergambar di benakku. Senyumnya, ciumannya, aku bahkan bisa merasakan pelukannya.. Tolong aku…aku mesti gimana sekarang ?. Aku capek terus–terusan begini, capek mikirin dia terus.

Kok bisa gitu ? Katanya kalian udah pergi bareng, katanya kalian punya chemistry yang kuat. Kok malah begini jadinya ?
Memang…Aku pikir juga begitu. Tapi ternyata kamu memang benar. Dia ngga cinta sama aku.



Aku pikir, kita punya ketertarikan yang sama. Aku pikir kalo aku mau usaha, dia pasti bisa jadi milikku. Tapi ternyata, semakin keras aku usaha..semakin jauh dia dariku, entah kenapa…Harusnya aku tau ya..Dia ga pernah telpon lagi setelah hari kita jalan itu. Sms smsku juga jarang banget dibales, aku pikir..ah dia pasti lagi sibuk. In the middle of something -lah..Ntar juga dia bales kok..Terus aja begitu. Aku cuman boongin diriku sendiri, aku terlalu takut ngaku kalo pada kenyataannya cuma aku yang punya perasaan ini. Heeeehhh…menyakitkan ya.
Harusnya aku dengerin kamu ya…harusnya aku sadar, dia cuman…ah ga tau deh apa yang dia rasakan jumat kemarin itu, yang pasti dia ngga pingin lebih. Maaf ya, aku ga percaya sama kamu. Aku pikir kamu cuman ga seneng aja liat aku bahagia. Bodoh bener aku ini…

Nangis aja sekarang, keluarin aja semuanya biar kamu lega. Aku akan nemenin kamu terus, sampe kamu tenang, sampe kamu tertidur dan melupakan semua ini…
(Gwen, suatu saat kamu akan ngerti kalo aku nyata..aku ada dalam dirimu. Dan aku ngga akan mungkin nyakitin kamu. Aku pernah bilang kan ke kamu, jauhin dia. Tapi kamu bilang, siapa tau kita bisa cocok…. Aku ngingetin kamu berkali – kali, tapi kamu tetep nekad aja ngejar dia. Makanya aku diem aja sebulan ini. Pada saat kamu mutusin ga dengerin aku lagi, buat apa aku berbisik dihatimu ?. Aku diam, tapi aku hancur.. Karena aku tahu, suatu saat ini pasti akan terjadi. Kamu menangisi cintamu padahal dia belum bersemi. Air matamu bikin aku sediih sekali…
Aku sayang kamu Gwen, Aku satu – satunya yang ngga akan mungkin pernah nyakitin kamu. Aku tumbuh bersamamu. Aku sangat mencintaimu. Ketika kamu bahagia..akupun bahagia karena kamu mendengarkan aku, kamu percaya aku...
Aku.., suara hatimu. Aku bisa melihat dengan jernih segala bimbangmu, ragumu, perasaan yang kadang tidak kamu akui. Ketika kau bertanya padaku..aku siap memberikan yang terbaik buatmu. Kalo kamu dalam bahaya, aku selalu akan mengingatkan kamu, entah kamu suka atau tidak.
Dengerin aku Gwen, jangan pernah meragukan aku sampai kapanpun…)


Jakarta, 15 Februari 2005

antrie me stayed home at 10:29 PM

|

Sunday, January 01, 2006

::SELAMAT DATANG TAHUN YG INDAH::

Hari ini adalah awal yg baru..
Entah kenapa aku kok merasa tahun ini aku akan baik - baik saja.
Tahun ini bahkan akan menjadi tahun yang sibuk, tahun yang indah, tahun yang menyenangkan buatku.

Cuma perasaanku aja ???

Bisa jadi sih, tapi semoga benar karena feelingku tahun lalu juga kebukti kebenarannya.

Pada saat pergantian tahun 2004 ke 2005, gw merasa th 2005 akan gw lalui dg berat.
Dan ternyata benar!!

Dimulai dari saat aku ngemsi untuk tahun baru di Surabaya.
Malam itu hujan, pdhal acara th barunya out door, ditambah aku dapet partner ngemsi yg 'aneh' lg!! Udah gt, dia jg ilang - ilangan..aaahhh!!
Masih belum cukup.....
Pengisi acara jg telat gara2 ujan,jadi acaranya dre-ging gak karuan. Sampe rasanya pingin pulang aja saat itu.

Udah ???
Belum ternyata...
Pembayaran sempat tertunda sampe 2 mingguan. Malah aku smepat ngerasa ngga bakalan dibayar nih sampe penyelenggaranya. Kebayang doong, itu baru awal tahun lhoooooo.

Feeling gw tyt bener..
Banyak banget kejadian ngga enak yg gw alamin selama th 2005 kmrn. Kalo disebut satu - satu aku malah takut kalian akan jatuh iba padaku.

Singkat cerita, karena aku udah punya firasat th 2005 bakalan ngga enak. Aku emang sudah siap2 dengan segala kemungkinan terburuk yg bisa terjadi. Aku harus kuat, ngga boleh cengeng..Begitu selalu kukatakan pada jiwaku. Jangan mau kalah sama keadaan Ntri, kalo kamu bisa melewati tahun ini. Kamu akan baik - baik saja..

Dan ternyata benar lhoo...
Akhir tahun 2005 kemarin adalah jawaban dari kesabaranku.
Setelah diterpa badai bertubi-tubi (ya-elah bahasanya!), kesabaran dan keteguhan jiwaku membuahkan hasil..

Aku lolos casting pertunjukan teaternya EKI Dance Company, yg di sutradarai Sujiwo Tejo

Suatu hal yg kupikir tak pernah mungkin kudapat, karena kesialan2 yg selalu kualami tahun 2005 ini.
Pertunjukannya sendiri masih akhir Maret, tapi buatku itu cukup mejadi bukti bahwa th 2006 ini akan menjadi tahun yang indah buatku.

Kejutan indah apalagi yg akan kudapat di tahun 2006 ini ??
Aku masih menunggu karena aku yakin tahun ini aku akan mengalami banyak hal indah yg bahkan tak pernah aku bayangkan akan terjadi dalam hidupku..


Cuma firasat ???...Bisa ya, bisa tidak.. Biarkan sang waktu yg menjawabnya ya!!


(GOD pleasee...let it be mine!)

antrie me stayed home at 7:17 PM

|

sang awan...

250775. Antrie Soeryanto. Antrie dari kata An yang artinya anak dan trie yang artinya tiga. Aku anak ketiga dari lima bersaudara keluarga Soeryanto.

[mail me]

ym: antrie

Aku begitu mencintai hidup, setiap helaan nafas, setiap detik, setiap saat, susah dan senang.Semuanya tentang hidup membuatku bergairah, membuatku ingin memberi warna pada tiap kejadiannya

hujan kemarin

:: CERITA TENTANG SEORANG DIA...::
::Jl. Jambu no. 9::
::MY BROADWAY::
::KIBARKAN BENDERAMU::
::SELAMAT DATANG HAI PAGIKU::
::CERPEN No. 1::
::SELAMAT DATANG TAHUN YG INDAH::
::KURINDU DAMAI::
::VIRUS::
::Cinta dan Permen karet::

cerita hujan

November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
July 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
May 2006
July 2006

gerimis

rintik hujan


[anna mbee]
[mbee 2]
[sitta]
[bisma si ikan]
[ono jelek]
[tonnee]
[cha cha]
[dayen]
[eda laras]
[rika boerix]
[iqbal]
[bhitsy]
[mirza]
[lucky star]
[bagus]
[soleh]
[mieke]
[teawoell]
[album foto]

credits

blogger
blogskins

sunday morning, designed by Clone, only at BlogSkins

Get awesome blog templates like this one from BlogSkins.com